Skip navigation

Category Archives: Hidup ini

Kata orang kita mempunyai sesuatu yang tersembunyi dalam diri kita, entah itu suatu kemapuan khusus, atau suatu yang pada saat suatu keadaan yang memaksa, dan sangat terdesak kemampuan itu dapat keluar 😀

Ini dia salah satu contohnya jika terdapat suatu keadaan dimana kita sangatlah terdesak apalagi saat ujian, 😀


*gambar diambil dari sebuah file  yg dikasih sama si Valmouth.. Thx Dude 😀 ya begitulah salah satu contoh2ny 😀

Hari sabtu yang indah, pagi- pagi sudah harus berangkat kerja, jam 7 berangkat, dan jam 8 berangkat dari kantor ke lokasi, Sabtu itu saia akan menghadapi lokasi, dan situasi yang baru lagi, di salah satu sekolah SD di Wonosari, sebuah kota yang ditempuh kurang- lebih 2 jam hari jogja, tapi kalau dari wonosair ke jogja sepertinnya tidak sampai 2 jam :P,

Sesampainnya di sana, senyum hangat menyambut kami dari para anak- anak SD itu, merek berlarian kesana-kemari, mengingatkan saia pada masa kecil saia, :D, tingkahlaku merek sangatlah lucu-lucu, namun itu hanyalah kamuflase mereka belaka, Dasar anak SD . Saat itu saia kebagian untuk mengisii bagian permainan,

“Anak- anak hari ini kita akan bermain lagi, Sekarang Kalau cowok bernilai 3, kalau cewe, bernilai 1, jadi nanti kakak cerita, kalau kakak menyebut angka, kalian segera berkumpul sejumlah angka tersebut ya ..”

Anak2 SD itu “Ia kakak..”

“ sekarang di test dulu ya… Pada suatu hari Spongebob, berjalan2 bersama pattric ke lading ubur2. Mereka melihan 5 ubur2, ayo… angkanya 5 “

Lalu anak2 itu segera berlarian tanpa arah, suasanya menjadi seperti medan Perang, ada yang teriak2, lari2, tiba- tiba seorang anak segera berlari denga cepatnya, tidak melihat –kanan kiri, dan akhirnya…. GUBRAK *jatoh walah, dasar anak kecil, terlihat juga seorang cowo yang di tarik2 beberapa cewe, wah kalau saia se senang2 saja, jangan cuman ditarik- tarik kalau bisa 😀 *bejad

Tak lama kemudian mereka sudah berkumpul dengan kelompk mereka masing2, walaupun masih acak2 an..

“Sekarang kita maen betulan .. Pada suatu hari, Kakak naik motor ke wonosari di jalan kakak melihat motor, mobil, becak, andong, pesawat, kereta api, kapal *tidak mungkin dan tiba- tiba kaka melihat 7 truk, ayo angkanya 7.” Saia berpikiran kalau soalnya, “ kaka melihat, 7 truk, 5 andong, dan 10 motor ayo anak2… “ Pasti tambah seru.. 😛

Suasana menjadi semakin seru, kalu dipilemkan mungkin saja akan ,megalahkan “Black Hawk Down atau sebangsa Save Private Riyan” 😀 tidak lama kemudian mereka sudah berkumpul dan kita melanjutkan ke acara selanjutnya, Untuk anak- anak kelas 1-3 megambar, dan 4-6 menulis cerita,

Saia mendatangi seorang anak yang sedang meggambar..

“Adek, adek nggambar apa..” sambil pasang tampang imut 😛

Si adek

“……………………. ……….. ………………”

Sial dikacangin….

Saia pun beralih ke anak yang satunnya lg kali ini cewe,

“ Lho koq belum ngambar juga ??”

“ga tau mau gambar apa , lho kaka sudah tua ya, koq rambutnya udah putih semua,, *sial* nama kakak siapa sih.. ?”

“ Wkakak, ngga rambutnya emang begini, nama kakak Tista, nama kmu sapa ?”

“ ih nanya- nanya.. Najis lo..”

SIAL… rasanya pengen di tabok tu anak, tapi apa daya, coba seumuran. Ya ampun, ternyata memang seperti itulah bayangan anak- anak Djaman sekarang, sampel anak- anak tari di ambil, di Wonosari, saia kira anak- anak di sana lebih alim, baik2, sopan2, ternyata…… memang anak- anak djaman sekarang…

Kata orang, Kalau member itu tidak mengharapkan Imbalan, kalau member itu harus tulus, kalau member itu harus ikhlas, tapi sejauh manakah orang merasa ikhlas dalam memberi ? Apa bedanya member dengan berkorban? Mungkin yang membedakannya adalah rasa sakit, berkorban dan memberi sama-sama dai kita untuk orang lain, tapi member itu ikhlas, tulus, dan tidak akan merasakan sakit, berlainan dengan berkorban, setidaknya ada sesuatu yang tidak ingin kita lepaskan, namun kita harus memberikannya,……

Kota saat itu sangat ramai dengan segala kegiatannya, tiba-tiba ada seorang anak muda yang berteriak ditengah kerumunan itu

“Hai semua orang , lihatlah hatiku ini, sangatlah sempurna, tidak ada cacat sama sekali!! Tidak seperti hati kalian itu… Ahahahahaahah”

Orang-orang di kerumunan itu hanya bisa memandang kearah anak muda tersebut dengan harapan memiliki hati yang sempurna seperti yang ia miliki, tapi apa daya, keadaan hati orang itu berbeda-beda, tiba- tiba datanglah seorang bapak-bapak yang sudah tua yang segera mendekati anak tersebut dan berkata

“Sungguh kasihan sekali dirimu itu nak…, mengapa kamu memiliki hati seperti itu, coba lihatlah hatiku ini..”

Orang tua itu lalu memperlihatkan hatinya kepada anak muda itu, Hati orang tua itu ridak seperti hati anakmuda itu yang tidak ada cacat, melainkan penuh dengan luka, ada bagiannya yang hilang, dan ada bagian lainnya yang tidak tertutupi dengan pas, dan semuannya terlihant kacau, lalu bertanyalah anak itu kepada bapak itu

“Hai orang tua, mengapa hatimu bisa menjadi seperti itu ?”

Lalu orang tua itu bercerita,

“Di dalam hidup ini kita hidup dengan orang banyak, dimana kita harus berbagi dengannya, berbagi semuannya ,termasuk hati kita,kamu lihat bagian hati yang paling besar hilang ??, ini kuberikan kepada seseorang yang aku cintai, namun ia tidak memberikan sedikitpun kepadaku, dan ia memilih hidup dengan seseorang lainnya, dan ada bagian lain yang hilang namun ada yang menutupinya walaupun tidak pas, tapi tidaklah mengapa, karena hidup terus berjalan, kita akan bertemu dengan banyak orang yang mungkin akan memberikan sebagian hatinya kepada kita, dan aku bangga memiliki hati seperti ini karena aku pernah merasakan memberi dan menerima”

Lalu anak muda itu menangis,

“Pak, maukah anda mengajadi saya tentang hal memberi dan menerima ?”

Lalu bapak tua itu segera memberikan secuil hatinya kepada anakmuda itu, dan anakmuda itu juga memberikan sebagian hatinyna kepada bapak tua itu.

Jadi, sebenarnya bagimananakah konsep member ? apakah kita tidak harus menerima setelah kita memberi ? atau kita diharuskan hanya member saja, dan terus memberi ??

UntukDevi…

Gimana kabar kmu.. Aku harap kamu sekarang dalam keadaan yang baik, sehat, ceria, dan bahagia, Ak tulis surat ini untuk kamu. Hanya ada dua kata untuk kamu, Maaf dan Terimakasih untuk semuanya, waktu, perasaan, pikiran, dan masukan yang kamu berikan untuk aku, kamu bener-bener udah merubah aku, Trimakasih udah jadi tempat aku pulang ,trimakasih udah jadi tempat aku mengadu, trimakasih udah mau jadi tempat menangis, tertawa, dan mencurahlan semua perasaan ini, Kamu bener-bener udah merubah aku.

Maafin aku atas semua kebodohanku, buat kamu nangis, buat kamu terluka, buat kamu merasakan apa yang ga harus kamu rasakan, Aku ini bodoh, ga berguna, cuman bisa bikin kamu sakit, dan nangis, Kakak nakal, kakak udah bikin kamu nyakiti orang yang kamu cintai, orang ang kamu sayang, maafin kakak ya… kakak hanya ga mau kamu berjalan pada jalan yang salah, Aku tau ini memang berat, perih tapi aku harap semua rasa sakit ini dapat merubah kamu, jadi lebih dewasa, dah mempelajari hal-hal yang baru,

Kamu boleh koq marahin aku sekarang, karena aku memang pantes untuk itu, Aku jahat, Masuk dalah hubunganmu dengannya dan hanya bisa ngerusaknya, lalu ninggalin kamu yang penuh luka, aku pengen rasannya nebus semua rasa salahku, kebodohan-kebodohanku, sikap ga dewasaku, egoisku, dan semua rasa yang pernah bikin kamu terluka dan sakit,

Kamu baik, kamu perhatian, kamu ngertiin aku, kamu mau berbagi ,Kamu kuat, kamu tabah, kamu cantik,kamu lembut, kamu pinter, kamu dewasa, Aku jahat banget kan? Udah nyakitin Seorang Devi yang begitu lembut, baik, dan berperasaan, aku memang nakal, jahat, tapi mohon kamu mengerti, aku melakukan ini semua hanya semata untuk kebaikanmu… yang kuat ya..… Maafin aku… ..

Your Worst brother..